Pengaruh Komposisi Asupan Makan terhadap Komponen Sindrom Metabolik pada Remaja
The Relationship Between Food Intake and Adolescent Metabolic Syndrome
Abstrak
Obesitas dan kelainan-kelainan yang menyertainya merupakan komponen dari sindrom metabolik yang saat ini menjadi epidemik di seluruh dunia. Beberapa faktor genetik, perilaku dan psikologis telah diidentifikasi sebagai penyebab terjadinya obesitas. Intervensi berupa perubahan perilaku diet tinggi karbohidrat dan lemak merupakan faktor yang potensial untuk mencegah timbulnya sindrom metabolik. Penelitian dengan metoda survey epidemiologi kasus control ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makanan dengan komponen sindrom metabolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi diet yang mempunyai hubungan kausal dengan sindrom metabolik adalah berturut-turut: jumlah total kalori, lemak dan karbohidrat. Dari data ini penurunan jumlah total kalori dan lemak dapat direkomendasikan sebagai perubahan perilaku untuk mencegah terjadinya sindrom metabolik.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
