Perbandingan antara Intervensi Koroner Perkutan dengan Bedah Pintas Koroner pada Unprotected Left Main Coronary Artery Disease di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita
Comparison of Percutaneous Coronary Intervention versus Coronary Artery Bypass Grafting for Unprotected Left Main Coronary Artery Disease at National Cardiovascular Centre Harapan Kita
Abstrak
Latar Belakang. Walaupun telah banyak studi dilakukan untuk membandingkan keluaran Intervensi Koroner Perkutan (IKP) dengan Bedah Pintas Koroner (BPK) pada pasien Unprotected Left Main Coronary Artery Disease (ULMCAD), studi serupa belum pernah dilakukan di Indonesia.Tujuan. Membandingkan keluaran dari IKP dengan BPK pada pasien ULMCAD di Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJNHK), Jakarta.Metode. Telah dilakukan studi kohort retrospektif terhadap 137 pasien ULMCAD di PJNHK yang menjalani IKP (n = 67) atau BPK (n = 70) dari Juli 2008 sampai Maret 2010. Keluaran Kejadian Kardio Serebrovaskular Mayor (KKSM) Satu-Tahun sebagaimana didefinisikan sebagai kematian, infark miokard, stroke, dan target vessel revascularization (TVR),dievaluasi meng-gunakan analisa Kai kuadrat, sementara Kaplan-Meier dan analisa regresi Cox digunakan untuk menilai kurva kesintasan dari kedua tindakan tersebut.Hasil. Resiko satu tahun dari gabungan KKSM (kematian, stroke, dan TVR) (hazard ratio (HR): 1.267; 95% interval keper-cayaan (IK): 0.567 – 2.829, p = 0.564), dan resiko kematian (HR: 1.080; 95% IK: 0.405 – 2.878, p = 0.878) tidak berbeda bermakna pada pasien yang menjalani IKP dibandingkan BPK. Proporsi stroke lebih tinggi secara bermakna pada kelompok BPK (8.6% vs 0.0%; p = 0.014), sedangkan proporsi TVRlebih tinggi bermakna pada kelompok IKP (13.4% vs 0.0%; p = 0.001). Tidak ada kejadian infark miokard pada kedua kelompok. Kesimpulan. Dalam satu tahun pengamatan, IKP menunjukkan angka gabungan KKSM yang sama, tetapi angka TVR lebih tinggi dibandingkan dengan BPK pada pasien ULMCAD. Sementara itu BPK menunjukkan angka stroke lebih tinggi dibandingkan dengan IKP.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
