Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Resistensi Vaskular Pulmonal segera Pasca Komisurotomi Mitral Transvena Perkutan pada Stenosis Mitral

Factors Influencing of Pulmonary Vascular Resistances Change Immediately After Balloon Mitral Valvotomy in Mitral Stenosis

Purnawarman, AdiHaryono, NurSakijan, Indriwanto
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 013 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v32i3.94

Abstrak

Latar belakang. Pada pasien MS, terjadinya peningkatan tekanan arteri pulmonal dan berat – ringannya gambaran klinis yang muncul tidak selalu berkaitan dengan area efektif katup mitral yang mengalami stenosis dan perbedaan tekanan transmitral, namun resistensi vaskuler pulmonal (RVP) juga sangat berpengaruh. Metode. Merupakan studi potong lintang yang dilakukan pada tindakan Komisurotomi Mitral Transvena Perkutan (KMTP). RVP diukur dengan metode invasif pre tindakan dan diukur ulang segera pasca tindakan. Analisa dilakukan untuk menilai hubungan usia, jenis kelamin, luas efektif katup mitral, perbedaan tekanan katup mitral, tekanan sistolik arteri pulmonal, tekanan rerata arteri pulmonal, tekanan rerata atrium kiri dan scoring katup mitral terhadap perubahan RVP pasca tindakan.Hasil. Terdapat 136 pasien stenosis mitral pada periode Januari 2008 – Oktober 2010. 75 orang (55,1%) memiliki irama AF, 4 orang (2,9%) memiliki komplikasi Aorta stenosis berat dan 2 orang (1,4%) dijumpai komplikasi mitral regurgitasi sedang – berat pasca tindakan. Diperoleh 29 pasien yang memenuhi kriteria penelitian, dimana ditemukan perempuan 65,5% dan usia 34 (19-53) tahun. Dijumpai perbedaan bermakna dari luas efektif katup mitral dari 0,5(0,2 -1,3) menjadi 1,0(0,3 – 2,4) cm2 (p<0,001), tekanan katup mitral dari 19,0(4 -29) menjadi 7,0(2 -10) mmHg (p<0,001), curah jantung dari 2,8(1,7 – 4,6) menjadi 3,2 (2 -6) L (p<0,001), tekanan rerata arteri pulmonal dari 56,1 ± 12,1 menjadi 41,4 ± 9,8 mmHg (p<0,001), tekanan sistolik arteri pulmonal dari 87 (28 – 110) menjadi 69 (18 – 110) mmHg (p<0,001),tekanan rerata atrium kiri dari 28,9 ± 8,0 menjadi 16,0 ± 6,8 mmHg (p<0,001) dan RVP 9,0 (6,3 – 17,8) menjadi 7,8 WU (2,6 – 14,3) (P<0,001) pasca tindakan. Luas efektif katup mitral pra tindakan berbeda bermakna antara subyek yang mengalami dan tidak mengalami penurunan RVP di bawah 6WU (0.6[0.4-1.3] vs 0.4[0.2-0.7], p=0.024). Dari analisis regresi logistik didapatkan luas efektif katup mitral merupakan prediktor terhadap perubahan RVP segera pasca tindakan (OR 0,003 ik 95% 0,0001 – 0,766 P= 0,04). Kesimpulan. Luas efektif katup mitral pre tindakan merupakan prediktor terhadap perubahan nilai RVP segera pasca tindakan KMTP.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Resistensi Vaskular Pulmonal segera Pasca Komisurotomi Mitral Transvena Perkutan pada Stenosis Mitral | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora