Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Strategi Farmako-invasif pada STEMI Akut

Pharmacoinvasive Strategy in Acute STEMI

Firdaus, Isman
Indonesian Journal of Cardiology (Sinta 2)Vol. 0 No. 012 Juni 2013
DOI10.30701/ijc.v32i4.88

Abstrak

Intervensi koroner perkutan primer (IKKP) saat ini masih menjadi pilihan reperfusi yang ideal pada pasien STEMI akut karena dapat menurunkan angka kejadian re infark, stroke dan kematian dibandingkan dengan terapi reperfusi menggunakan fibrinolitik. Namun kenyataan praktek sehari­hari menunjukkan bahwa terjadi keterlambatan dalam hal administrasi, finansial maupun system rujukan. Namun demikian beberapa laporan studi klinik menunjukkan bahwa pemberian terapi fibrinolitik pra­hospital pada pasien STEMI onset dini masih memberikan luaran yang baik. Penilaian kegagalan fibrinolitik yang dilanjutkan dengan intervensi koroner perkutan penyelamatan (rescue PCI) atau melakukan tindakan invasif pasca fibrinolitik dalam 24 jam ternyata memberikan luaran yang hampir sama dengan tindakan intervensi koroner perkutan primer. Tulisan ini akan membahas tentang indikasi dan waktu yang tepat untuk tindakan invasif pasca fibrinolitik dan intervensi koroner perkutan penyelamatan.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Indonesian Journal of Cardiology

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Strategi Farmako-invasif pada STEMI Akut | Indonesian Journal of Cardiology | Publiora