Fibrilasi Atrial Selama Perawatan Infark Miokard Akut Merupakan Prediktor Stroke Jangka Panjang
In Hospital Atrial Fibrillation is a Predictor of Long Term Stroke Event among Patients with Acute Myocardial Infarction
Abstrak
Latar belakang. Fibrilasi atrium (AF) merupakan aritmia yang sering terjadi setelah infarct miokard akut (IMA). Mortalitas pada pasien IMA dengan AF meningkat dua kali lipat. Stroke non hemoragik terjadi pada 0.1 hingga 1.3% pasien IMA yang mendapat trombolitik. Tujuan penelitian ini untuk melihat korelasi antara AF selama perawatan IMA Elevasi Segmen ST (IMAEST) dengan kejadian stroke.Metoda. Studi kohort retrospektif terhadap 230 pasien IMAEST yang mendapat terapi trombolitik. Kejadian serebrokardiovaskular mayor (KSKM) dicatat dalam masa pengamatan 3 tahun.Hasil. Sebelas pasien mengalami AF dalam perawatan. Dua puluh empat (10.4%) pasien mengalami KSKM yaitu kematian jantung 4 (1.7%), infark yang fatal 2 (0.9%), infark non fatal 13 (5.7%) dan stroke 5 (2.2%). AF merupakan faktor risiko independen untuk kejadian stroke (HR 13.4, p < 0.005).Kesimpulan. AF selama perawatan IMA yang mendapat trombolitik merupakan prediktor stroke jangka panjang.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
