Korelasi lingkar leher terhadap kalsifikasi koroner lebih baik daripada IMT dan lingkar pinggang pada subyek obesitas resisten insulin
Neck Circumference Correlates to Coronary Calcification Better Than BMI and Waist Circumference in Insulin Resistance Obese Subjects
Abstrak
Hubungan antara obesitas, resistensi insulin dan inflamasi kronis derajat rendah telah lama diketahui. Lingkar leher (LL), suatu parameter lemak subkutan, merupakan depo lemak unik yang meningkatkan risiko kardiovaskular di luar efek lingkar perut. Kalsifikasi koroner teridentifikasi pada awal aterosklerosis dan berkaitan dengan kejadian kardiovaskular. Derajat kalsifikasi ber-hubungan dengan inflamasi vaskular lokal dan laju aterosklerosis, namun, belum ada studi yang meneliti hubungan LL dengan kalsifikasi koroner, suatu parameter aterosklerosis subklinis. Subyek studi ini adalah 60 pria obes non diabetes, terdiri dari 30 subyek insulin-resisten(IR) dan 30 non insulin-resisten(NIR). Tak didapatkan korelasi antara faktor-faktor risiko konvensional dengan LL ataupun skor kalsium arteri koroner (KAK), pada subyek IR maupun NIR. Pada subyek IR, ditemukan korelasi positif bermakna antara skor KAK dengan LL, namun tak ditemukan korelasi dengan indeks masa tubuh (IMT) atau lingkar perut. Juga ditemukan korelasi bermakna antara hs-CRP dengan skor KAK atau LL hanya pada subyek IR. Korelasi antara LL dan skor KAK pada subyek IR tetap bermakna setelah masing-masing IMT, hs-CRP, HOMA-IR, leptin atau adiponektin dikendalikan, menimbulkan dugaan adanya mekanisme lain dalam proses kalsifikasi koroner pada subyek obesitas tubuh bagian atas. Sebagai konklusi, pada individu obes non diabetik dengan resistensi insulin, LL berhubungan dengan kalsifikasi koroner, diluar pengaruh IMT, inflamasi derajat rendah, derajat resistensi insulin atau adipokin seperti leptin dan adiponektin.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
