Potensi Xanton Terhadap Status Oksidan dan Antioksidan pada Tikus Model Aterosklerosis
Potency of Xanthoneon Oxidant and Antioxidant Status in Atherosclerosis Rats
Abstrak
Latar belakang. Xanton, yang berpotensi sebagai antioksidan dan antiinflamasi, serta berbagai bioaktivitas, banyak terkanding pada buah tropis, manggis. Efek xanton terhadap kadar oksidan dan aktivitas antioksidan pada tikus hiperkolesterol belum diketahui.Tujuan. Untuk mengklarifikasi efek xanton terhadap kadar oksidan dan aktivitas antioksidan pada tikus hiperkolesterol.Hasil. Tiga puluh dua ekor tikuu yang terbagi dalam empat kelompok (n=8), meliputi kontrol; kelompok diet hiperkolesterol; kelompok diet hiperkolesterol + xanton dosis 35; 70; dan 140 mg/kgBB. Kelompok diet tinggi lemak mendapat diet standar ditambah kuning telur, minyak kambing, asam kolat, dan minyak babi selama 60 hari. Analisis kadar hidrogen peroksida darah, aktivitas glutation peroksidase aorta, dan aktivitas katalase aorta dilakukan secara spektrofotometrik. Uji ANOVA dilakukan untuk menganalisa perbedaan kadar hidrogen peroksida, aktivitas glutation peroksidase, dan aktivitas katalase. Hasil. Diet hiperkolesterol meningkatkan kadar hidrogen peroksida darah secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol (p<0.05). Xanton menurunka kadar hidrogen peroksida darah secara bermaknapada semua dosis dibandingkan kelompok diet hiperkolesterol (p<0.05). Tidak didapatkan perbedaan bermakna aktivitas glutation peroksidase aorta pada berbagai kelompok perlakuan (p<0.05). Xanton dapat memodulasi aktivitas catalase aorta pada dosis 140 mg/kgBB.Kesimpulan. Xanton berpotensi untuk menurunkan kadar hidrogenperoksida darah dan memodulasi aktivitas katalase aorta.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Indonesian Journal of CardiologyArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
