Perbandingan Kecepatan Pencacahan Antara Timer 0 (8 Bit) Dengan Timer 1 (16 Bit) Pada Sistem Mikrokontroler
Abstrak
Penggunaan pewaktu/pencacah dalam sistem mikrokontroler memberikan keuntungan dalam hal tidak membebani sumber daya CPU dan memungkinkan CPU menjalankan tugas lain. Dengan tersedianya pilihan timer/counter 8 bit dan 16 bit, permasalahan yang muncul adalah pemilihan jenis pewaktu/pencacah yang akan digunakan. Dalam eksperimen yang dilakukan, sistem minimum mikrokontroler AVR ATmega8535 telah mencacah suatu bilangan dengan tepat, menggunakan dua pewaktu/pencacah yang berbeda, yaitu Timer/Counter 0 (8 bit) dan Timer/Counter 1 (16 bit). Kondisi limpahan yang terjadi dalam siklus pencacahan 8 bit dan 16 bit, masing-masing akan mengaktifkan Register OCR0 dan OCR1AL. Sinyal keluaran dari port B.3 (OC0) dan port D.5 (OC1A) selanjutnya dimasukkan ke osiloskop dan dibandingkan. Dari hasil pengamatan sinyal keluaran telah dibuktikan bahwa kedua jenis pewaktu/pencacah tersebut memiliki kecepatan yang sama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemilihan pewaktu/pencacah akan lebih didasarkan pada fleksibilitas rentang pencacahan, ukuran program maupun waktu eksekusi.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JURNAL INFOTELArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
