Segmentasi Dan Perbaikan Citra Untuk Proses Pengukuran Dimensi Beras
Abstrak
Pada model pengukuran fisik beras masih menggunakan model pengukuran manual yaitu menggunakan micrometer dimana penggunaannya masih memerlukan waktu yang cukup lama dan hasil pengukurannya masih bersifat subjektif dikarenakan hasil pengukuran menggunakan micrometer. Bergantung juga kepada kemampuan penglihatan masing-masing individu yang melakukan pengukuran. Maka perlu adanya cara pengukuran yang lebih cepat dalam mengukur dimensi beras tanpa mengurangi tingkat akurasi dengan menggunakan teknologi pemprosesan citra. Tujuan penelitian adalah mendapatkan cara yang lebih cepat dibandingkan menggunakan micrometer dengan memanfaatkan teknologi pemrosesan citra sebagai alat bantu instrumen pengukuran yang dapat menampilkan nilai ukur yang jelas terbaca. Penelitian dilakukan menggunakan data beras dari BULOG Kota Tegal. Dilakukan pengukuran panjang dan lebar beras tersebut baik dengan caliper dan dibandingkan dengan hasil citra menggunakan digital microscope dengan bantuan coding pada MATLAB secara realtime dari ruang warna YCBCR menjadi RGB diubah ke grayscale. Hasilnya menunjukkan bahwa pengukuran dimensi beras berupa panjang dan lebar suatu beras dapat dilakukan dalam pemrosesan citra dan hasil klasifikasi beras berdasarkan ukuran panjang dan lebarnya diperoleh beras memiliki ukuran 6.67-7.50 mm yang merupakan bentuk panjang, dan bahwa dari 100 beras diperoleh klasifikasi beras berdasarkan dimensi untuk lebarnya berupa bulat dengan ukuran < 2 mm
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JURNAL INFOTELArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
