MENGUKUR TINGKAT KEMATANGAN TATA KELOLA TI MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V.3 (Studi Kasus : PT Wijaya Karya )
Abstrak
Disaat ini perusahaan harus mengatur tata kelola TI sebagai perangkat pendukung proses bisnis perusahaan. Sesuai Peraturan Kementerian BUMN PER-02/MBU/2013 tentang Panduan Penyusunan Pengelolaan Teknologi Informasi Badan Usaha Milik Negara maka teknologi informasi berperan penting dalam pengembangan usaha suatu perusahaan. Sehingga perlu dikembangkan secara terarah dan terukur di BUMN guna mendukung strategi bisnis BUMN sejalan dengan tujuan jangka panjang, menegah dann jangka pendek yang ingin dicapai oleh BUMN. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja ITIL V 3 domain service operation dan bertujuan untuk menilai tingkat kematangan (maturity level) terhadap layanan yang dimiliki dan rekomendasi penerapan berdasarkan panduan service operation. Dimana hasil maturity yang didapat dalam penelitian ini yaitu berada dilevel 4 (Managed) dikelola, pengukuran dan pemantaun terhadap kepatuhan dengan prosedur, serta pengambilan tindakan jika proses tidak berjalan secara efektif, dapat dilakukan. Namun dalam proses implementasinya diserahkan pada setiap individu dan dilakukan monitoring secara berkala melalui laporan per tiga bulan. Sehingga dapat meminimalkan penyimpangan terhadap prosedur dan kebijakan perusahaan. Akan tetapi ditemukan gap antara prosedur dengan implementasinya, sehingga dibutuhkan sosialisasi dan monitoring pada proses implementasinya. Kata Kunci : Penelitian, ITIL V 3, domain service operation, tata kelola TI, gap.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan ITArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
