Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Radikalisme di Indonesia: Sejarah Rekonstruksi dan Dekonstruksi

Soetomo, Greg
JURNAL INDO-ISLAMIKA (Sinta 2)Vol. 0 No. 025 Februari 2020
DOI10.15408/idi.v6i1.14798

Abstrak

Para peneliti menulis sejarah dengan pendekatan rekonstruktif. Penjelasan Martin van Bruinessen (2002) mengenai genealogi radikalisme Islam kontemporer di Indonesia, adalah salah satu contohnya. Para sejarawan berasumsi bahwa perjalanan sejarah adalah sebuah kontinuitas, di mana satu mata rantai peristiwa dengan mata rantai  yang lain saling menyambung. Menggunakan pendekatan teori sejarah dekonstruktif, tulisan ini hendak memberikan catatan dan koreksi terhadap pendekatan rekonstruktif tadi. Pendekatan ini menolak segala prakonsepsi mengenai kesatuan dan kontinuitas sejarah yang selama ini justru dijadikan pegangan kebenaran. Pertanyaan yang hendak dijawab dalam paper ini adalah bagaimana menjelaskan bahwa pendekatan sejarah dekonstruktif berimplikasi pada uraian topik genealogi pemikiran radikalisme di Indonesia secara mendasar? Penjelasan dekonstruktif sejarah akan memperlihatkan adanya keanekaragaman dan diskontinuitas dalam struktur pemikiran, kerangka berpikir, serta ideologi dan kekuasaaan dalam sejarah gerakan dan pemikiran radikalisme di Indonesia.

Kata Kunci

sejarahradikalismerekonstruksidekonstruksiIndonesia

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka JURNAL INDO-ISLAMIKA

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Radikalisme di Indonesia: Sejarah Rekonstruksi dan Dekonstruksi | JURNAL INDO-ISLAMIKA | Publiora