Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Keretakan Otoritarianisme Orde Baru Dan Prospek Demokratisasi

Pratikno, -
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Sinta 1)Vol. 0 No. 06 Januari 2002
DOI10.22146/jsp.11152

Abstrak

Tulisan ini membahas dua pertanyaan utama, yaitu mengapa otoritarianisme Orde Baru mengalami keretakan, dan bagaimana prospek demokratisasi di Indonesia herangkat dan puing-puing politik yang diwariskan Orde Baru. Penulis mengajukan argumentasi bahwa keretakan otoritarianisme Orde Baru disehahkan oleh dua hal utama. Pertama, negara pada rejim Orde Baru mengalami krisis sumber kekuasaan politik secara sigmfikan, negara tidak mempunyai energi yang cukup untuk mengontrol masyarakat. Kedua, peningkatan kendakpuasan masyarakat yang tahun-tahun terakhir dan pada saat yang sama pengua tan kelembagaan dalam masyarakatakhirnya mendorong proses pelemhagaan politik di tingkat masyarakat untuk melakukan resistensi dan pedawanan terbuka kepada negara.Namun demildan, demokrasi tidak sena merta menggantikan otontarianisme politik yang sedang retak, Vrang dalam kekuasaan' akan menjadi proponen kelangsungan rejim Orde Baru. Melalui sumber daya ekonomi dan akses kepada kekuasaan negara, 'orang dalam kekuasaan' ini akan dengan membangun wacana tandingan terhadap wacana demokrasi dan membeli loyalitas dari rakyat.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Keretakan Otoritarianisme Orde Baru Dan Prospek Demokratisasi | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | Publiora