Melayu di Atas Tiga Bendera: Konstruksi Identitas Nasionalisme Masyarakat Perbatasan di Kepulauan Batam
Abstrak
Tulisan ini menjelaskan tentang konstruksi identitas nasionalisme masyarakat perbatasandi Kepulauan Batam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif-interpretatif, dengan unit analisa pernyataan-pernyataan, cerita-cerita, dan pandangan informan tentang bayangan nasionalis memasyarakat perbatasan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa masyarakat perbatasan di Kepulauan Batam mengaku mencintai dan membela Indonesia dengan kondisi yang ‘terbelah’, karena pada saat yang bersamaan juga beririsan dengan Melayu dan kemelayuan sebagai raisond’etre yang sifatnya lintas negara. Nasionalisme yang ‘terbelah’ ini disebabkan karena pertaliandan kedekatan bersama di bawah payung Melayu yang mampu mengalahkan kekuatan ideologi negara dan teritori yang memisahkan masyarakat perbatasan, baik Indonesia, Singapura maupun Malaysia. Pengalaman sejarah dan pengalaman kultural bersama inilah yang kemudian memberikan warna, corak, atau kekhasan tersendiri bagi masyarakat perbatasan di Kepulauan Batam ketika membayangkan atau mendefi niskan nasionalisme tersebut.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
