PEMANFAATAN MEDIA INFORMASI TENTANG SEX EDUCATION TERHADAP UPAYA PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI USIA 16-19 TAHUN (Studi di SMAN 3 Bangkalan)
Abstrak
Media informasi adalah alat bantu dalam menyampaikan informasi. Melalui media tersebut remaja dapat memperoleh informasi tentang sex educationsebagai upaya pengenalan kesehatan reproduksi. Rendahnya upaya pengenalan kesehatan reproduksi pada remaja putri menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan serta untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media informasi tentang sex education terhadap upaya pengenalan kesehatan reproduksi pada remaja putri. Jenis penelitian yang digunakan survey analitik dengan rancangan cross secsional. Populasi yang digunakan adalah 154 remaja putri berusia 16-19 tahun di SMAN 3 Bangkalan dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis menggunakan Spearman Rank Test dengan α = 0,01 dan ρ 0,000. Variabel independen pemanfaatan media informasi tentang sex education, dan variabel dependen upaya pengenalan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian didapatkan dari 67 (85,1%) remaja putri memanfaatkan media informasi dengan baik. Dan (16,4%) remaja putri berupaya mengenal kesehatan reproduksi dengan cukup baik. Ada pengaruh pemanfaatan media informasi tentang sex education terhadap upaya pengenalan kesehatan reproduksi pada remaja putri di SMAN 3 Bangkalan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Health SciencesArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
