Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

FAKTOR IBU DAN JANIN YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ASFIKSIA

Aliyanto, WarjidinPutriana, Yeyen
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik (Sinta 4)Vol. 0 No. 027 September 2017
DOI10.26630/jkep.v11i2.583

Abstrak

Salah satu ukuran dalam menilai derajat kesehatan suatu negara adalah dengan memperhatikan angka kematian bayi (AKB).  AKB di Indonesia pada tahun 2013 menempati peringkat ke-7 setelah Singapura, Brunei Darusalam, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Adapun angka kematian bayi terbesar adalah pada masa neonatal dini yaitu (0-7 hari). Penyebab kematian pada masa neonatal dini adalah asfiksia. Di Provinsi Lampung penyebab kematian bayi terutama disebabkan oleh asfiksia pada tahun 2013.Terjadi peningkatan kematian bayi akibat asfiksia dari tahun 2013 hingga tahun 2014 di RSUD Dr. H.  Abdul Moeloek Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor ibu dan bayi yang  berhubungan dengan kejadian asfiksia bayi baru lahir. Desain penelitian  analitik dan pendekatan case control. Populasi adalah bayi yang dirawat di RSUD Dr. Hi.Abdul Moeloek  dalam kurun waktu tahun 2014. Pengambilan sampel secara random sampling. Perbandingan sample 1:1, jumlah sampel kasus 48 dan jumlah kasus kontrol 48. Analisis bivariat menggunakan uji chi square .Analisis multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan hanya  satu variabel yang berhubungan dengan kejadian asfiksia adalah faktor meconium campur ketuban (p-value=0,00), demikian pula pada analisis multivariat .  Kesimpulan  tidak ada hubungan  preeklampsia- eklampsia, perdarahan antepartum, partus lama, demam selama kehamilan,  infeksi berat selama persalinan, post matur,   prematur,  persalinan sulit, kelainan kongenital, dengan kejadian asfiksia dan hanya  air ketuban bercampur meonium yang mempunyai hubungan dengan kejadian asfiksia.  Faktor yang paling dominan dalam analisis regresi adalah faktor air ketuban campur mekonium.Saran bagi RSUD Dr Hi Abdul Moeloek untuk memberikan pelatihan penangan asfiksia bagi para bidan dan perawat yang baru maupun yang sudah lama. Bagi bidan untuk lebih mematuhi standar pelayanan ANC. Bagi dinas kesehatan agar  melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan standar pelayanan ANC dan memfasilitasi bidan melakukan deteksi dini menggunakan USG sederhana.Â

Kata Kunci

eklamsiaperdarahanantepartum

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

FAKTOR IBU DAN JANIN YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ASFIKSIA | Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik | Publiora