Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PROBLEMATIKA TATA KELOLA WAKAF DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH ACEH

Asy`ari, Muharrir
Jurnal Ilmiah Islam Futura (Sinta 1)Vol. 0 No. 017 Juli 2017
DOI10.22373/jiif.v16i1.742

Abstrak

Abstrak: Tanah wakaf tak produktif di bawah pengelolaan Persyarikatan Muhammadiyah Aceh mencapai 566,375 m2 (32,68 %); tak bersertifikat mencapai 111 bidang tanah (50,22%); bukti tanah yang belum ada data yang valid mencapai 15 bidang (6,78%); dan banyak diperkarakan. Ini bertolak belakang dengan ruh gerakan Muhammadiyah yaitu pembaruan dan jargon Muhammadiyah mengembangkan Islam yang berkemajuan. Berangkat dari hal tersebut, artikel ini berusaha mengungkap akar permasalahan tata kelola wakaf di lingkungan Persyarikatan, melalui studi lapangan. Alat ukur yang digunakan adalah teori Total Quality Management (TQM) Tenner-DeToro. Penelitian di lapangan menunjukkan bahwa masalah perwakafan yang dihadapi Muhammadiyah di Aceh disebabkan antara lain (1) pengelolaan wakaf cenderung konsumtif-tradisional. Nuansa menjaga keabadian harta wakaf lebih menonjol dibanding upaya mengembangkan harta wakaf; (2) Sumber Daya Manusia (SDM) yang miliki Muhammadiyah Aceh rendah dan sedikit, pemahaman wakif dan nazir yang keliru, manajemen pengelolaan yang cenderung tradisional, dan keberadaan Persyarikatan yang tidak disenangi sebagian masyarakat Aceh. Focus on customer, process improvement, dan total involvement dalam TQM cenderung diabaikan. Kata Kunci: wakaf, tata kelola/manajemen, tradisional, profesional, nazir.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Islam Futura

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PROBLEMATIKA TATA KELOLA WAKAF DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH ACEH | Jurnal Ilmiah Islam Futura | Publiora