Hostility vs. Reluctance: Implication of Nuclear Posture Adoption towards India's Bilateral Relations with Pakistan and China
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan adopsi postur nuklir India terhadap Pakistan dan China. Untuk menjamin keberlangsungan hidupnya, India mengembangkan senjata nuklir ditengah peningkatan tensi yang terjadi dengan Pakistan dan China. Namun, hubungan bilateral India dengan China cenderung kooperatif, sedangkan dengan Pakistan cenderung konfliktual. Secara teoritis, akumulasi kekuatan nuklir akan meningkatkan tensi dan memperburuk hubungan bilateral negara terkait. Melalui teori posture optimization dan kategorisasi dunia Jervis, artikel ini membandingkan secara kualitatif konflik nuklir India dengan Pakistan dan China serta implikasinya terhadap hubungan bilateral mereka. Hasil analisis memperlihatkan adopsi postur assured retaliation membuat India mengimbangi kekuatan Pakistan secara langsung sehingga hubungan mereka agresif dan tidak memberikan kesempatan bekerjasama. Di sisi lain, keberadaan Amerika Serikat mempengaruhi China untuk enggan berperilaku agresif dan mengambil pendekatan diplomatik dengan India. Dinamika hubungan India-Pakistan memperlihatkan kesesuaian dengan dunia doubly dangerous Jervis, sedangkan hubungan India-China sesuai dengan dunia kedua yang tidak dipengaruhi akumulasi kekuataan walaupun ada dilema keamanan yang intens di belakangnya. Kata Kunci: India, Pakistan, China, Pstur Nuklir, Kebijakan Nuklir
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
