Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Money Laundering Practices and Singapore’s Steps Against Indonesian Tax Amnesty

Prakoso, Septyanto GalanWibowo, Royce Kharisma AgungArdita, Nadia DianPutra, Ferdian Ahya AlPuspitasari, Retnaningtyas
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 028 Januari 2025
DOI10.26593/jihi.v20i2.6412.159-175

Abstrak

Singapura merupakan negara yang menerapkan kebijakan investasi asing langsung untuk memajukan perekonomiannya. Penerapan kebijakan tersebut tergolong pedang bermata dua karena juga menjamin privasi dan keamanan investasi uang hasil korupsi dari negara lain. Karena itu, banyak WNI yang terlibat pencucian uang melalui penanaman modal di Singapura. Ada kasus pencucian uang dengan nilai mencapai sedikitnya Rp 9,427 triliun uang Indonesia di Singapura pada tahun 2016 saja. Pertanyaannya, mengapa Singapura berusaha membungkam atau mengurangi dampak tax amnesty Indonesia? Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui penyebab dari permasalahan tersebut. Teori dan konsep yang akan digunakan penulis adalah Teori Penanaman Modal Asing oleh David K. Eitemen dan Konsep Pencucian Uang itu sendiri. Makalah ini menggunakan metode kualitatif eksplanatif, dan studi literatur untuk memperoleh data guna memperkuat makalah ini. Berdasarkan kasus dan permasalahan tersebut, penulis berkesimpulan bahwa perekonomian Singapura akan terancam oleh kebijakan Amnesti Pajak Indonesia, walaupun tidak secara mayor, mengingat meskipun merupakan negara investasi, mereka memiliki perekonomian yang kuat sejak awal.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Money Laundering Practices and Singapore’s Steps Against Indonesian Tax Amnesty | Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional | Publiora