Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Counter-Human Trafficking in East Nusa Tenggara: The Urgency of Strengthening NGOs Role through Multilevel Collaborative Governance

Paksi, Arie KusumaHutami, Amalia Nurul
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 019 Juni 2023
DOI10.26593/jihi.v19i1.5773.25-38

Abstrak

Perdagangan orang merupakan salah satu isu kejahatan terorganisir transnasional yang berkepanjangan di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi masalah ini, kasus perdagangan manusia di wilayah tersebut masih tetap tinggi. Penelitian ini menganalisis dan menantang skema anti-trafficking yang telah dirancang dan diterapkan oleh pemerintah. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pemerintah telah mengikutsertakan pemangku kepentingan non-negara—seperti LSM dan organisasi masyarakat sipil—dalam strategi kontra-trafikingnya. Namun, peran pemangku kepentingan non-negara masih terbatas dan dianggap hanya sebagai pendukung teknis belaka dan sekadar sebagai penyedia bantuan bagi para korban perdagangan manusia, daripada terlibat dalam jenjang strategis lebih lanjut. Kerjasama yang dibuat cenderung lebih merepresentasikan kemitraan daripada kolaborasi. Penelitian ini menyoroti urgensi perancangan ulang strategi kontra-trafiking di Nusa Tenggara Timur dan penguatan peran LSM melalui tata kelola multilevel kolaboratif, yang menekankan keterlibatan lebih jauh dari pemangku kepentingan non-negara dalam proses pembuatan kebijakan.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Counter-Human Trafficking in East Nusa Tenggara: The Urgency of Strengthening NGOs Role through Multilevel Collaborative Governance | Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional | Publiora