Ancaman Perdamaian di Venezuela Akibat Kemerosotan Demokrasi Pada Masa Pemerintahan Nicolas Maduro
Abstrak
Tulisan ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan ancaman perdamaian di Venezuela, yang terjadi pada masa pemerintahan Nicolas Maduro. Urgensi dari penelitian ini ialah, adanya kemerosotan demokrasi yang terjadi di Venezuela pasca sepeninggalan Chavez. Maduro merupakan presiden yang terpilih untuk menggantikan Chavez di tahun 2013. Ketidakstabilan politik dan ekonomi serta kemerosotan demokrasi memungkinkan adanya ancaman perdamaian di Venezuela. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakan. Kantian Triangle yang merupakan bagian dari democratic peace theory milik Immanuel Kant, akan menjadi alat analisis dalam penelitian ini. Dalam Kantian Triangle ditetapkan tiga faktor untuk dapat mencapai perdamaian, yakni: (1) sistem pemerintahan demokrasi, (2) adanya ketergantungan antar negara, dan (3) keterlibatan negara di dalam institusi internasional. Hasil dari penelitian menunjukkan jika Venezuela tidak mampu memenuhi tiga faktor yang ada. Pertama, telah terkikisnya nilai-nilai demokrasi di negara tersebut. Kedua, ketergantungan dengan negara lain sulit terwujud. Hal ini dikarenakan kebijakan Maduro yang merugikan para investor dan banyaknya isu kemanusian di Venezuela. Image pemerintahan Maduro yang buruk menyulitkan terjalinnya hubungan baik dengan negara lain. Ketiga, meskipun aktif di PBB, tetapi Venezuela terus melakukan pelanggaran peraturan dan prinsip-prinsip dari organisasi tersebut. Tidak terpenuhinya tiga faktor di dalam Kantian Triangle dapat memberikan ancaman perdamaian di Venezuela. Kata Kunci: Ancaman Perdamaian, Kemerosotan Demokrasi, Nicolas Maduro, Venezuela.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
