Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Hydrosolidarity di Sungai Nil: Peran Nile Basin Initiative dalam Manajemen Sungai Lintas Batas

Hydrosolidarity di Sungai Nil: Peran Nile Basin Initiative dalam Manajemen Sungai Lintas Batas

Purnomo, Muhammad Aditya
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 027 Juni 2022
DOI10.26593/jihi.v18i1.4362.55-73

Abstrak

Daerah aliran sungai lintas batas merupakan sumber air yang penting bagi kehidupan sebanyak 2 milliar jiwa di seluruh dunia. Aliran air tersebut memenuhi kebutuhan air domestik, air minum, irigasi, agrikultur, industri, serta pembangkit listrik. Di wilayah timur-laut Afrika, sungai Nil memegang peran penting tersebut bagi sebanyak sebelas negara di wilayah alirannya. Selain sebagai sungai terpanjang di dunia, sungai Nil mendukung kehidupan sebanyak lebih dari 300 juta penduduk, dimana jumlah tersebut diestimasikan mengalami peningkatan pesat pada tiga hingga empat dekade mendatang. Meningkatnya populasi akan berpengaruh pada ketersediaan air dikarenakan meningkatnya permintaan di sektor agrikultur, domestik, serta industri. Negara-negara wilayah sungai Nil menyadari bahwa langkah terbaik dalam penggunaan, perlindungan, serta manajemen sungai tersebut secara berkelanjutan dan terintegrasi adalah melalui kerjasama internasional bersama. Pada tahun 1999 terbentuk Nile Basin Initiative (NBI) yang beranggotakan negara-negara wilayah sungai Nil yang bertujuan memfasilitasi diskusi kerjasama terkait manajemen sungai tersebut. Tulisan ini bertujuan menunjukkan pentingnya peran NBI dalam manajemen sungai lintas batas. Tulisan ini menggunakan pendekatan hydrosolidarity. Hasil pembahasan mendukung argumen penulis bahwa NBI berperan penting dalam manajemen sungai Nil, yakni sebagai sebuah struktur institusi yang mendukung kerjasama, sebagai pendukung partisipasi pemangku kepentingan, mendukung penyebaran data dan pengetahuan antar negara anggota, serta mendukung adanya integrasi dan perhubungan. Kata kunci: Hydrosolidarity; Nile Basin Initiative; Sungai Nil; Sungai Lintas BatasTransboundary basins are important water resources for 2 billion lives across the world. Those basins fulfil domestic water, drinking water, agriculture, industry, and electric generator needs. In north-east of Africa, Nile river plays the important role for its eleven riparian states. Nile river, being the longest river in the world, supports the lives of more than 300 million people, and the number is estimated to rise greatly in three to four decades in the future. The increase of population will affect the availability of water as the demands of agriculture, domestic, and industry grow. Nile riparian states realized that the best option in using, protecting, and managing the river in a sustainable and integrated manner is through international cooperation. In 1999, Nile Basin Initiative (NBI) was established with Nile riparian states as its member, with the purpose of facilitating discussions of cooperation regarding the management of the river. The purpose of this paper is to show the important roles of NBI in transboundary river management. This paper uses hydrosolidarity approach. The discussion supports the writer’s argument that NBI has important roles in Nile river management, namely in the creation of a cooperative institutional structure, supporting stakeholder participations, supporting data and knowledge sharing, and supporting integrations and linkages.Keywords: Hydrosolidarity; Nile Basin Initiative; Nile River; Transboundary River

Kata Kunci

HydrosolidarityNile Basin InitiativeSungai NilSungai Lintas Batas

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Hydrosolidarity di Sungai Nil: Peran Nile Basin Initiative dalam Manajemen Sungai Lintas Batas | Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional | Publiora