Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Klaim Sepihak Donald Trump Terhadap Kota Yerusalem Sebagai Ibukota Israel Dalam Perspektif Konstruktivisme

Ruhiat, Fariz-, Akim
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (Sinta 2)Vol. 0 No. 07 Juli 2020
DOI10.26593/jihi.v16i1.3361.19-30

Abstrak

Konflik Palestina-Israel merupakan salah satu konflik global yang tidak berujung hingga saat ini. Kota Yerusalem merupakan kawasan yang diperebutkan dan sebagai pemicu konflik sepanjang masa antara Palestina-Israel. Kota ini dianggap merupakan tempat yang begitu sakral bagi umat Islam dan kaum Yahudi sehingga terus menjadi perebutan dua negara tersebut. Kemudian di penghujung tahun 2017, Donald Trump telah memicu konflik memanas kembali dengan pernyataan keberpihakannya terhadap Israel dengan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan klaim sepihak Amerika Serikat dibawah pemerintahan Trump terhadap kota Yerusalem sebagai ibukota Israel dengan menggunakan perspektif konstruktivisme. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Dalam studi kepustakaan, data dan informasi dikumpulkan dan dianalisis untuk memahami fenomena yang dikaji. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data, bahwa klaim sepihak dilakukan berdasarkan unsur identitas (identity) dan kepentingan (interest), sehingga Amerika Serikat menganggap Israel sebagai ‘kawan’ dan Palestina sebagai ‘lawan’.Kata kunci: Perspektif Konstruktivisme; Kota Yerusalem; Klaim Sepihak Donald Trump.

Kata Kunci

Security StudiesForeign PolicyConstructivismMiddle East Conflict

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Klaim Sepihak Donald Trump Terhadap Kota Yerusalem Sebagai Ibukota Israel Dalam Perspektif Konstruktivisme | Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional | Publiora