Analisis Konflik Tiongkok dan Tibet: Studi Kasus Pendudukan Wilayah Tibet oleh Tiongkok
Abstrak
Konflik antara China dan Tibet merupakan konflik bersejarah. Dua wilayah tersebut telah berkonfrontasi dalam jangka waktu yang lama. Tibet kukuh dengan pendirian untuk menjadi negara merdeka. Sementara, China selalu menggunakan kekuatan militer atau kekerasan untuk meredam aksi penolakan dan upaya-upaya merebut kemerdekaan yang dilakukan oleh Tibet. Sehingga untuk menganalisis hal tersebut, penulis menggunakan beberapa indikator terwujudnya perdamaian demokratis, Pertama, keterhubungan dalam satu lembaga atau organisasi internasional. Kedua, Kedekatan secara geografis. Ketiga, adanya satu aliansi.Keempat, Distribusi dan alokasi sumberdaya yang merata. Kelima, Stabilitas politik yang terjamin. Hasil penelitian menemukan bahwa hampir semua indikator tersebut tidak terpenuhi dengan baik dalam relasi China dan Tibet. Relasi tersebut memperlihatkan adanya kesenjangan yang lebar antara China dan Tibet. Sehingga atas dasar ini konflik sukar untuk dihentikan. Kata Kunci: China, Tibet, Teori Perdamaian Demokratis
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Ilmiah Hubungan InternasionalArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
