Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Masalah Hygiene Di Pesantren Pada Masa Hindia Belanda XIX-XX

Nasirin, Anas AnwarSunarti, LindaKarwiti, Wawat
El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)1 November 2023
DOI10.24042/jhcc.v4i2.18800

Abstrak

Hygiene dalam kerangka pola hidup bersih dan sehat telah menjadi perhatian pemerintah Hindia Belanda sejak abad XIX-XX terhadap masyarakat pribumi yang mayoritas beragama Islam. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis masyarakat kehadirannya telah menjadi objek penelitian para sarjana Eropa tentang tata cara hygiene dalam syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode sejarah melalui proses heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian membuktikan, program hygiene yang digalakkan pemerintah Hindia Belanda sarat kepentingan ekonomi dan politik, khususnya dalam meningkatkan produktivitas kerja masyarakat pribumi pada sektor perkebunan. Memasuki abad XX program hygiene telah melahirkan para dokter pribumi khususnya dari masyarakat muslim yang dalam prakteknya mampu mengkombinasikan ilmu kedokteran Barat dengan syariat Islam.  Diantaranya Peran Ahmad Ramali mempromosikan Hygiene di Padang Sidempuan tahun 1933 dan amal usaha bidang kesehatan Muhammadiyah, Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) atau Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) sejak tahun 1923.

Kata Kunci

HygienePesantrenHindia BelandaDokter Pribumi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Masalah Hygiene Di Pesantren Pada Masa Hindia Belanda XIX-XX | El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic Civilization | Publiora