Tradisi Terbang Gembrung sebagai Salah Satu Sarana Penyebaran Islam di Kampung Naga
Abstrak
AbstrakArtikel ini berisi pembahasan terkait tradisi Terbang Gembrung masyarakat Kampung Naga yang dijadikan sebagai sarana penyebaran Islam. Kampung Naga merupakan salah satu kampung adat yang berada di Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebagai kampung adat, masyarakat kampung Naga masih mempertahankan tradisi yang dimilikinya secara turun-temurun. Upaya mempertahankan tradisi di tengah modernisasi menjadi motivasi generasi penerus untuk mempertahankan tradisi daerahnya. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan oleh masyarakat Kampung Naga hingga saat ini adalah Terbang Gembrung atau Terbangan. Masuknya tradisi ini ke Kampung Naga diduga memiliki hubungan erat dengan masuknya Islam ke tanah Sunda. Hal tersebut disimbolkan melalui alat musik Terbangan. Di dalam tradisi ini terdapat nyanyian berupa selawat untuk nabi yang diiringi oleh instrumen sejenis rebana atau tagonian. Di samping itu, masyarakat Kampung Naga percaya bahwa mereka merupakan keturunan Singaparna dari Kerajaan Galunggung yang memeluk agama Islam. Penulis menggunakan metode studi literatur untuk mencari dan mengumpulkan sumber-sumber yang relevan dalam menyusun artikel ini.Kata Kunci: Tradisi Terbang Gembrung, Kampung Naga, Sejarah.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka El Tarikh : Journal of History, Culture and Islamic CivilizationArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
