Persepsi Wisatawan Terhadap Budaya Keplek Ilat di Malam Hari: Studi Kasus Food Agripreneurship dan Culture-Local Wisdom Dalam Mendukung Pengembangan Wisata Kuliner di Surakarta
Abstrak
Penelitian ini menyoroti dampak food agripreneurship dan culture-local wisdom, terutama keplek ilat, terhadap kepuasan wisatawan dalam menjelajahi kuliner malam di Surakarta. Fenomena keplek ilat telah mendorong perkembangan food agripreneurship dan kearifan lokal, namun belum jelas sejauh mana ini memuaskan harapan wisatawan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dan deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive di Kota Surakarta. Sepuluh titik lokasi penelitian dipilih dengan total responden sebanyak 400 orang. Pengumpulan data melibatkan survei, wawancara, dan kuesioner, dengan analisis data menggunakan interval. Hasilnya menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap food agripreneurship dan kearifan lokal, khususnya keplek ilat, secara signifikan memengaruhi tingkat kepuasan kunjungan di Surakarta. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika interaksi antara agripreneur kuliner, wisatawan, dan budaya lokal dalam konteks kuliner malam di Surakarta. Implikasinya memberikan sumbangan berharga untuk pengembangan strategi oleh pemerintah dan agripreneur guna meningkatkan kualitas serta daya tarik wisata kuliner di Surakarta. Dengan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan wisatawan, penelitian ini merangsang refleksi dan tindakan lebih lanjut dalam mengoptimalkan potensi keplek ilat sebagai destinasi kuliner malam yang memikat di Kota Surakarta.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JURNAL EKONOMI BISNIS DAN KEWIRAUSAHAANArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
