Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pergeseran konotasi negatif dalam bahasa gaul mandarin di wechat: analisis gender dalam media sosial Tiongkok

Meng, YangMulyati, Yeti
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia (Sinta 2)Vol. 0 No. 05 Mei 2025
DOI10.29210/1202525636

Abstrak

Dalam era digital, bahasa gaul Mandarin di media sosial WeChat China mengalami pergeseran makna konotatif negatif, dengan penekanan pada perbedaan makna berdasarkan gender. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pergeseran makna konotatif negatif pada bahasa gaul Mandarin di platform WeChat, khususnya yang berkaitan dengan perbedaan makna berdasarkan gender.. Dengan analisis mendalam terhadap perubahan makna, khususnya yang terkait dengan gender, penelitian ini membuka wawasan terhadap dinamika bahasa dan budaya di dunia digital. Hasil penelitian mengungkapkan pergeseran signifikan pada kata-kata yang merujuk kepada wanita dan pria di WeChat. Sebagai contoh, gelar kehormatan "小姐" beralih menjadi judul industri pornografi, sementara "影帝" mengalami transformasi dari aktor pemenang penghargaan menjadi istilah yang mencirikan pria yang pandai berakting. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya kesadaran terhadap perubahan bahasa di era digital dan urgensi untuk mengatasi stereotip gender dalam media sosial.

Kata Kunci

Genderpergeseran maknabahasa gaul

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pergeseran konotasi negatif dalam bahasa gaul mandarin di wechat: analisis gender dalam media sosial Tiongkok | Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia | Publiora