Harmoni budaya: dukungan keluarga dalam membangun prestasi mahasiswa melalui tradisi rambu Solo
Abstrak
Masyarakat Toraja, dengan warisan budaya yang mendalam, dengan teguh menjaga tradisi mereka, termasuk upacara Rambu Solo', sebagai gaya hidup yang turun-temurun. Rambu Solo', juga dikenal sebagai ritual kematian suku Toraja, didasarkan pada keyakinan leluhur mereka, yang diperintah oleh filsafat "Aluk Todolo". Upacara sakral ini, yang integral dalam budaya Toraja, menuntut sumber daya dan partisipasi yang signifikan dari keluarga, sering kali mengakibatkan prioritas lebih tinggi dibandingkan pendidikan dan masa depan anak-anak mereka. Di tengah Rambu Solo', beberapa keluarga tertentu, terutama yang berjuang mempertahankan status sosial mereka, berhadapan dengan dilema mendukung pendidikan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial orang tua yang melakukan pesta adat Rambu Solo’ dengan motivasi berprestasi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan yang normal antara dukungan sosial orang tua yang melakukan pesta adat Rambu Solo’ dengan motivasi berprestasi mahasiswa. Berdasarkan hasil uji perhitungan korelasi dimana nilai r sebesar 0,441 dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian, motivasi berprestasi mahasiswa akan meningkat apabila dengan banyaknya dukungan sosial orang tua yang di rasakan
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan IndonesiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
