Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Peran mediasi literasi keuangan didukung modal intelektual dan sikap risiko dalam keberlanjutan usaha industri batik

Idris, AhmadSuwarsono, Bambang
Jurnal Cendekia Keuangan (Sinta 4)Vol. 0 No. 01 Oktober 2024
DOI10.32503/jck.v3i2.5470

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengisi kesenjangan teoritis antara modal intelektual dan sikap risiko dan untuk mengidentifikasi perlunya studi lebih lanjut tentang peran mediasi literasi keuangan dan keberlanjutan bisnis pada UKM batik. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh 222 UKM batik di Jawa Timur. Teknik analisis data menggunakan structural equation modeling (SEM) dengan analysis of moment structure (AMOS). Hasil studi menunjukkan bahwa modal intelektual tidak berdampak pada keberlanjutan bisnis dan secara signifikan mempengaruhi literasi keuangan. Studi ini menunjukkan bahwa sikap risiko berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan dan keberlanjutan usaha. Literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan bisnis. Temuan menarik dari penelitian ini adalah bahwa literasi keuangan memediasi modal intelektual dan sikap berisiko. Literasi keuangan juga menjadi mediator yang baik antara modal intelektual dan keberlanjutan bisnis. Literasi keuangan merupakan mediator yang baik antara sikap risiko dan keberlanjutan bisnis. Dengan demikian, temuan literasi keuangan sebagai faktor yang mempengaruhi keberlanjutan bisnis merupakan model penelitian yang signifikan berdasarkan teori dan fakta empiris di lapangan.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Cendekia Keuangan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Peran mediasi literasi keuangan didukung modal intelektual dan sikap risiko dalam keberlanjutan usaha industri batik | Jurnal Cendekia Keuangan | Publiora