Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH KESEMEK (DYOSPIROS KAKI L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI

Wau, Therry Prosperita K.Izdihar, Diaz F.Gunawan, KatherinePutri Lubis, Yolanda Eliza
Jurnal Biologi Tropis (Sinta 4)Vol. 0 No. 04 November 2019
DOI10.29303/jbt.v19i2.1049

Abstrak

Abstrak : Kesemek (Dyospyros kaki L.) merupakan buah yang berada di tanaman dataran tinggi (pegunungan). Dapat tumbuh dimana saja pada suhu rendah, kelembapan tinggi, intensitas matahari tidak 100% (teduh/mendung). Buah ini mempunyai kandungan senyawa yang memiliki potensi antimikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektifitas ekstrak kesemek terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 100%, 90%, 80%, 70%, 60%, dan 50%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratotium dengan metode difusi cakram.. Parameter yang diukur adalah besarnya zona hambat minimum dan zona hambat optimum ekstrak terhadap bakteri.  Hasil penelitian didapatkan ekstrak buah kesemek memiliki efektivitas antibakteri pada Escherichia coli, dimanazona hambat minimum rata-ratanya pada konsentrasi 70% (6,1 mm) dan zona hambat optimum rata-rata pada konsentrasi 100% (8,8 mm). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang diberi maka semakin besar daya antibakterinya. Hasil ini menunjukan bahwa ekstrak buah kesemek memiliki efektivitas antibakteri yang lemah terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli sesuai klasifikasi respon zona hambat bakteri.Kata kunci: Kesemek (Dyospyros kaki L.), antibakteri, Escherichia coli Abstract : Persimmon (Dyospyros kaki L.) is a fruit that is in highland (mountain) plants. Can grow anywhere at low temperatures, high humidity, the intensity of the sun is not 100% (shade / cloudy). This fruit contains compounds that have antimicrobial potential which inhibits the growth of Escherichia coli bacteria. This study aims to determine the effectiveness of persimmon extract on the growth of Escherichia coli bacteria at concentrations of 100%, 90%, 80%, 70%, 60%, and 50%. This study was an experimental laboratory with disc diffusion method. The parameters measured were the size of the minimum inhibition zone and the optimum zone of extract inhibition against bacteria. The results showed persimmon fruit extracts had antibacterial effectiveness in Escherichia coli, where the minimum inhibition zone was at a concentration of 70% (6.1 mm) and the optimum inhibition zone averaged at a concentration of 100% (8.8 mm). The higher the concentration of extract given, the greater the antibacterial power. These results indicate that persimmon fruit extract has a weak antibacterial effectiveness against the growth of Escherichia coli bacteria according to the classification of bacterial inhibitory zone responses.Keywords: Persimmon (Dyospyros kaki L.), antibacterial, Escherichia coli

Kata Kunci

Kesemek (Dyospyros kaki L.)antibakteriEscherichia coliBiologi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Biologi Tropis

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH KESEMEK (DYOSPIROS KAKI L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI | Jurnal Biologi Tropis | Publiora