Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Tafsir Al-Qur’an Dalam Lintasan Sejarah

Irhas, Irhas
Jurnal As-Salam (Sinta 3)Vol. 0 No. 031 Desember 2016

Abstrak

Penafsiran terhadap Kitab Suci al-Qur’an adalah sebuah kemestian karena ajaran al-Qur’an yang bersifat komprehensif. Namun, kenyataannya bahwa al-Qur’an bukanlah kitab suci yang menyebutkan ajarannya secara detail dan terperinci. Dalam banyak hal al-Qur’an hanya berbicara secara umum dan global. Terkadang, ia hanya berisi dasar dan isyarat tertentu yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Untuk menjelaskan isi dan kandungan al-Qur’an sangat dibutuhkan adanya penafsiran. Upaya penafsiran terhadap al-Qur’an sudah ada sejak al-Qur’an itu diturunkan. Upaya itu mengalami perkembangan hingga zaman sekarang. Adanya banyak kitab tafsir yang disusun oleh ulama dari abad pertama sampai sekarang adalah sebagai bukti kuat terjadinya perkembangan dalam penafsiran itu. Kitab tafsir klasik berbeda dengan kitab tafsir yang muncul di abad ini. Perbedaan itu secara umum terdapat dalam tiga hal yaitu dari segi sumber, metode yang digunakan serta corak yang dominan menghiasi kitab tafsir itu. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan sejarah dan perkembangan penafsiran terhadap al-Qur’an sejak diturunkannya al-Qur’an pada masa Rasulullah SAW sampai berkembangnya tafsir saat ini.

Kata Kunci

tafsir Al-Qur’ansejarah

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal As-Salam

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Tafsir Al-Qur’an Dalam Lintasan Sejarah | Jurnal As-Salam | Publiora