Optimalisasi Pembelajaran Konsep Kemagnetan melalui Pelatihan Sensor Magnetik IoT di SMPN 3 Kawangkoan
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya media pembelajaran praktikum di SMPN 3 Kawangkoan yang menyebabkan pembelajaran konsep kemagnetan masih bersifat teoritis dan kurang menarik bagi siswa. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya pemahaman dan minat belajar terhadap mata pelajaran IPA. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pelatihan pemanfaatan media sensor magnetik berbasis Internet of Things (IoT) bagi guru dan siswa sebagai upaya mengoptimalkan proses pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berbasis teknologi.Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pelatihan perakitan serta penggunaan alat sensor magnetik IoT, praktik pembelajaran interaktif di kelas, dan evaluasi melalui pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pemahaman siswa dari 58,4 menjadi 84,2, serta peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang terintegrasi dengan perangkat IoT. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi sensor magnetik IoT efektif dalam mendukung pembelajaran IPA yang lebih bermakna, kontekstual, dan sejalan dengan perkembangan teknologi pendidikan modern. Kata Kunci : Sensor magnetic; pembelajaran; IoT; inovasi pendidikan
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JURNAL ABDIMAS MADUMAArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
