Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pelestarian Daun Nilam Sebagai Alternatif Kesehatan Masyarakat Di Desa Namo Sialang

Rambe, Titin RahmayantiParinduri, Wina MarianaRambe, NurhamimahLubis, Renni Ramadhani
JURNAL ABDIMAS MADUMA (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Oktober 2023
DOI10.52622/jam.v2i2.210

Abstrak

Nilam merupakan semak tropis penghasil minyak atsiri, dimanfaatkan bagian daunnya untuk dijadikan minyak sebagai obat untuk kesehatan masyarakat di desa Namo Sialang. Minyak atsiri juga dikembangkan untuk pengobatan aroma terapi. Selain itu, minyak nilam dimanfaatkan untuk penyembuhan fisik, mental, dan emosional seseorang. Tanaman nilam sebenarnya mudah tumbuh, dengan catatan kondisi lingkungan atau perawatannya tepat. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembab. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunga daun nilam menyebarkan bau wangi yang kuat atau khas. Pelestarian daun nilam ini banyak manfaatnya bagi masyarakat di Desa Namo Sialang dikarenakan ampuh dalam mengobati hampir segala penyakit yang ada. Jenis tanah yang cocok ditanami daun nilam ialah tanah regosol dan tanah aluvial. Budidaya tanaman nilam dapat dilakukan dengan cara vegetatif (kultur jaringan atau stek). Selain itu musim yang cocok untuk menanam daun nilam adalah awal musim hujan dan waktu panen terbaik sekitar empat atau enam bulan sekali. Dari situlah didapatkan tanaman daun nilam yang berkualitas baik yang diolah menjadi minyak untuk mengobati kesehatan masyarakat di Desa Namo Sialang. Kata Kunci : Pelestarian, Daun Nilam, Namo Sialang

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka JURNAL ABDIMAS MADUMA

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pelestarian Daun Nilam Sebagai Alternatif Kesehatan Masyarakat Di Desa Namo Sialang | JURNAL ABDIMAS MADUMA | Publiora