SISTEM PROTEKSI PETIR PADA GEDUNG UNTUK MEMINIMALISIR KERUGIAN DI SMKN 3 MATARAM
Abstrak
Indonesia, sebagai negara tropis, mengalami lebih dari 200 sambaran petir per tahun per kilometer persegi. Bahaya yang ditimbulkan oleh sambaran petir tidak dapat sepenuhnya diatasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan upaya guna meminimalisir kerugian akibat sambaran petir dengan memasang sistem proteksi petir eksternal dan internal. Dampak dari sambaran petir dapat merusak bangunan, peralatan elektronik, dan bahkan mengancam nyawa makhluk hidup di tempat sambaran dan sekitarnya. Untuk melindungi bangunan dan nyawa makhluk hidup dari bahaya sambaran petir, perlu adanya Sistem Proteksi Petir (SPP) eksternal dan internal yang dipasang pada gedung (Hasse, P., 1992). Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan sosialisasi kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan bangunan dan listrik, karena lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) umumnya langsung terjun ke dunia kerja. Harapannya, siswa SMK sudah mulai belajar dan menerapkan perencanaan bangunan gedung dan listrik yang terintegrasi dengan sistem proteksi petir. Dalam sosialisasi ini, Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 dan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2005 disampaikan sebagai satu paket dengan perencanaan bangunan. Kegiatan ini diikuti oleh 44 siswa SMK, yang mengalami kemajuan pemahaman dan pengetahuan sebesar 70,837%. Kegiatan sosialisasi ini memiliki potensi untuk mengurangi kerugian akibat sambaran petir.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Abdi InsaniArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
