PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI PELATIHAN KARTU AKTIF SISWA SMPN SATU ATAP PULAU KOMODO KABUPATEN MANGGARAI BARAT
Abstrak
Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia hendaknya dilakukan secara intensif, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, seperti halnya Pelatihan KARTU AKTIF (Karya Tulis Ilmiah dan Kegiatan Interaktif). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh survei PISA yang menyatakan rendahnya indeks kemampuan membaca di Indonesia. Program peningkatan kemampuan menulis menjadi urgen saat ini, karena menurut penelitian, terdapat hubungan antara minat baca dan kemampuan menulis. Agar siswa/i SMPN Satu Atap Pulau Komodo dapat memiliki keterampilan menulis dan mengobservasi, serta memicu karakter unggul, yakni kepedulian sosial. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat menjadi lebih prestatif di bidang kepenulisan. Jumlah khalayak sasaran adalah 57 siswa SMP Satu Atap Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi identifikasi masalah, mengumpulkan data dan informasi, merancang materi, memberikan pelatihan, dan melaksanakan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah berupa penyampaian materi tentang penulisan Laporan Hasil Observasi, kemudian kegiatan interaktif berupa sesi tanya jawab dan mengobservasi objek tertentu didampingi tutor, serta diakhiri dengan menyusun Laporan Hasil Observasi. Kegiatan pelatihan dilakukan selama dua hari. Hari pertama adalah penyampaian materi tentang Laporan Hasil Observasi berdasarkan materi Bahasa Indonesia Kurikulum 2013, mengobservasi objek, dan menyusun Laporan Hasil Observasi. Pada hari kedua, Divisi Pendidikan melakukan penilaian dan mengapresiasi Laporan Hasil Observasi yang disusun oleh siswa. Setelah mengikuti pelatihan, sebanyak 57,89% peserta memiliki rerata nilai 71,75 atau kategori “baikâ€. 40 dari 57 peserta juga telah memahami dan menguasai penyusunan Teks Laporan Hasil Observasi. Hasil lain yang ditemukan di lapangan menunjukkan adanya kekurangan pemahaman peserta dalam menulis kembali hasil pengamatan dan pemahaman tentang kaidah kebahasaan. Setelah mengikuti pelatihan, siswa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menulis Laporan Hasil Observasi. Namun pemahaman untuk menulis hasil pengamatan perlu ditingkatkan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Abdi InsaniArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
