PKM KELOMPOK KREATIF TUKANG BANGUNAN DESA SUKOGIDRI DENGAN KETERAMPILAN MEMBUAT TULANGAN BETON DARI BAMBU
Abstrak
Desa Sukogidri merupakan desa tertinggal menuju desa mandiri. Topografi desa berupa dataran tinggi dan berbukit yang banyak tumbuh tanaman bambu yang merupakan potensi besar untuk dimanfaatkan. Namun demikian, bambu belum termanfaatkan secara strategis, terarah, dan bernilai jual tinggi. Salah satu manfaat bambu digunakan sebagai tulangan beton. Masalah dasar adalah masyarakat desa terutama para tukang belum mempunyai pengetahuan tentang bambu sebagai tulangan beton, sehingga membutuhkan mentor dan motivator untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat. Tujuan kegiatan ini diantaranya tercapainya tingkat keberdayaan anggota kelompok kreatif Masyarakat, dan tumbuhnya jiwa usaha para tukang melalui penyuluhan dan pelatihan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) memberikan bimbingan dan pelatihan tentang bagaimana memproduksi tulangan beton dari bambu untuk struktur rumah-rumah sederhana; (2) memberikan pelatihan tentang treatment bambu sebagai tulangan beton; (3) memberikan penyuluhan tentang pemasaran dan prospek ekonomi bambu. Hasil yang dicapai adalah tingkat keberdayaan anggota Kelompok Kreatif Masyarakat meningkat. Dari hasil uji praktek dan terori 80% para tukang tidak melakukan kesalahan, hanya sebesar 19,70% yang melakukan kesalahan. Sebanyak 19,70% para tukang adalah tenaga terampil tetapi masih membutuhkan pendampingan lanjutan. Dan sebesar 80,30% para tukang merupakan tenaga terampil yang mandiri dan tidak perlu pendampingan lanjutan. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan bimbingan tentang bambu sebagai tulangan beton dapat meningkatkan jiwa usaha masyarakat dengan terbentunya Kelompok Kreatif Masyarakat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Abdi InsaniArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
