Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

SOSIALISASI KEBERSIHAN SANITASI LINGKUNGAN DALAM RANGKA PENGURANGAN ANGKA STUNTING DI DESA JENGGALA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA

Kencanawati, Ni NyomanYunara, EvaPavita, Livia TN
Jurnal Abdi Insani (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Agustus 2020
DOI10.29303/abdiinsani.v7i2.317

Abstrak

Sanitasi lingkungan yang buruk berdampak pada kesehatan masyarakat, salah satunya yaitu timbulnya gejala stunting pada anak. Stunting merupakan keterlambatan pertumbuhan pada anak. Stunting pada anak merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yang salah satunya sering dikaitkan dengan masalah sanitasi dan lingkungan. Menurut Dinas Kesehatan NTB (2017) , Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat stunting yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat dimana Desa Jenggala adalah salah satu desa yang terdapat para penderita stunting. Berdasarkan observasi di lapangan, Desa Jenggala tercatat memiliki permasalahan sanitasi lingkungan yang kurang baik dengan minimnya jumlah fasilitas sanitasi dan terdapat 38 anak mengalami stunting.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi mengenai sanitasi hygiene dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang sangat dibutuhkan dalam rangka menekan angka stunting pada masyarakat Desa Jenggala Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Metode kegiatan dibagi dalam beberapa tahapan yaitu tahap pertama adalah pengumpulan data primer (kondisi sanitasi) dan sekunder (data penderita stunting). Tahap kedua analisis data dan identifikasi masalah. Tahap terakhir adalah kegiatan sosialisasi dengan memberikan solusi berdasarkan hasil analisis data dan identifikasi masalah yang ada. Kegiatan sosilaisasi terbagi dalam dua sesi yaitu yang pertama penyuluhan dan diskusi dan yang kedua penguasaan materi dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan permasalahan. Sasaran sosialisasi yang utama adalah pada kelompok ibu-ibu PKK. . Kelompok berikutnya ditujukan pada anak-anak sekolah dasar yang menerima sosialisasi sekaligus praktek cara mencuci tangan yang benar.  Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 87% para Ibu dapat menjawab pertanyaan dan diskusi yang diberikan. Hal menunjukkan kemampuan mereka dalam menyerap materi yang bagus. Dengan demikian diharapkan Ibu-ibu PKK mampu menyebarkan materi ke teman ataupun keluarga. Sebaliknya, hampir seluruh anak-anak sekolah peserta sosialisasi tidak mengetahui cara mencucui tangan yang benar. Namun, setelah sosialisasi sekitar 80% siswa dapat melakukannya dengan baik dan benar. Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jenggala terhadap kebersihan sanitasi lingkungan, diharapkan tingkat penderita stunting dapat menurun.

Kata Kunci

sanitasi lingkunganstuntingsosialisasiDesa Jenggalasanitasi lingkunganstuntingsosialisasiDesa Jenggala

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Abdi Insani

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

SOSIALISASI KEBERSIHAN SANITASI LINGKUNGAN DALAM RANGKA PENGURANGAN ANGKA STUNTING DI DESA JENGGALA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA | Jurnal Abdi Insani | Publiora