OPTIMALISASI PERAN LEMBAGA AMIL ZAKAT DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
Abstrak
Zakat, infaq, shadaqah (ZIS) as funding sources in Islam, were not able to solve Indonesian muslim’s sosio-econimic problem yet. According some studies, the potential amount of ZIS reached 100 bilion per year. This problems were caused by two factor, muzakki and amil. Muzakki still not trully believe in amil to distribute funds zakat , infaq , and shadaqah to mustahik. In other side, LAZ as frontier operator, was not optimal in digging and distributing the potential of zakat. To create public trust, LAZ has to optimize its functions, based on four basic prinsipals: the principle of faith, the moral principle, the principle of institutions, and principle menajemen . Zakat, infaq, shadaqah sebagai sumber-sumber pendanaan sosial dipandang belum mampu menyelesai- kan persoalan-persoalan sosio-ekonomi yang dihadapi masyarakat muslim di Indonesia. Padahal, ber- dasarkan sejumlah penelitian, potensi dana ZIS di Indonesia mencapai 100 miliyar lebih per tahunnya. Hal ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor muzakki dan faktor amil zakat. Muzakki belum percaya sepenuhnya terhadap amil, untuk mendistribusikan dana zakat, infaq, maupun shadaqah kepada mustahik. Selain itu, lembaga amil yang berperan sebagai operator, belum optimal dalam menggali dan mendayagunakan potensi zakat. Untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap LAZ, perlu dilakukan optimalisasi peran dan fungsi amil berdasarkan prinsip rukun iman, prinsip moral, prinsip lembaga, dan prinsip menajemen.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurisdictie: Jurnal Hukum dan SyariahArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
