Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

AGAMA DAN BUDAYA-RELASI KONFRONTATIF ATAU KOMPROMISTIK

Roibin, Roibin
Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah (Sinta 2)Vol. 0 No. 026 Maret 2012
DOI10.18860/j.v0i0.1590

Abstrak

Persoalan agama dan budaya adalah salah satu persoalan krusial yang melahirkan berbagai penilaian dalam masyarakat. Sebagian masyarakat menganggap bahwa agama harus steril dari budaya . sementara sebagaian lain menganggap bahwa agama bisa berdialog dengan budaya dengan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rangka menjaga kemurnian agama. Hal ini terkait erat dengan fenomena perubahan pola pemahaman keagamaan dan perilaku keberagamaanpemeluk agama (Islam). Tulisan ini mencoba mendiskusikan fenomena dialog agama dan budaya di masyarakat sekaligus memaparkan berbagai corak Islam lokal.Problem on religion and culture is one crucial problem which generates various assessments within society. Some people think that religion must be sterilized from culture. While, someother point out that religion is able to dialogue with culture under some considerable aspects to maintain religion's purity. It is closely related to the phenomenon of pattern changing of religious understanding and Muslim religious behavior. This paper tries to discuss the phenomenon of religion and culture dialogue within society and to describe various local Islam pattern.Kata Kunci: Keberagamaan, Mitos, Budaya

Kata Kunci

syariahhukumislamKeberagamaanMitosBudaya

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

AGAMA DAN BUDAYA-RELASI KONFRONTATIF ATAU KOMPROMISTIK | Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah | Publiora