Transitional Religiosity in Accessing Sources of Islamic Law: Transforming Authority and Practices among Generation-Z Muslims in Austria
Abstrak
Transisi otoritas hukum Islam dari institusional-tradisional ke platform digital menjadi fenomena global di negara-negara mayoritas dan minoritas Muslim. Studi ini mengkaji bagaimana budaya digital membentuk transisi keagamaan Muslim Generasi Z di Austria, dengan fokus pada akses mereka terhadap sumber hukum Islam yang menunjukkan pergeseran otoritas dari sumber ilmiah ke sumber media. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana platform digital merestrukturisasi otoritas hukum Islam melalui proses disintermediasi dan fragmentasi, dan bagaimana platform tersebut beroperasi di luar hierarki kesarjanaan konvensional. Berdasarkan wawancara mendalam dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan sembilan Muslim Generasi Z Austria, yang lahir di milenium baru dan merupakan generasi pertama yang menjadi penduduk asli digital, studi ini menunjukkan bahwa transisi religiusitas di antara mereka, yang ditandai dengan pergeseran dari otoritas ilmiah ke otoritas media, disebabkan oleh sumber hukum Islam yang lebih luas tersebar di media digital, sehingga mudah dan cepat diakses dan menggantikan kredensial tradisional. Hal ini didorong oleh tantangan dalam mempraktikkan ajaran Islam di negara minoritas Muslim yang menghadapi tantangan signifikan. Studi ini berargumen bahwa pergeseran akses terhadap otoritas sumber hukum Islam, bukanlah menunjukkan penurunan perkembangan hukum Islam kontemporer, melainkan sebagai tanda masyarakat Muslim Austria yang menghayati religiusitasnya dengan kreativitas, aktivisme, dan keterbukaan sebagai penanda kompatibilitas hukum Islam dengan masalah-masalah sosial di Eropa.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
