Perancangan Generator Thermoelectric Untuk Charger Smartphone Menggunakan Peltier
Abstrak
Di zaman yang telah memasuki era moderenisasi masih terdapat segelintir orang masih hidup di daerah yang tidak terhubung jaringan listrik. Di Indonesia sendiri yang merupakan daerah yang terletak di garis khatulistiwa dimana merupakan daerah yang sangat rawan akan bencana alam dan hal tersebut sering kali memutus pasokan listrik maka diperlunya sumber energi alterternatif berupa energi baru terbarukan yang sederhana dan mudah didapatkan. Pada penelitian ini memanfaatkan perbedaan rentang suhu yang akan menghasilkan listrik yang mana perbedaan suhu antara kedua bagian adalah sekitar 30 derajat celcius dengan rentang maksimal hingga 100 derajat celcius. Sehingga apabila bagian Hot Side bersuhu 45 derajat C maka Cool Side akan bersuhu sekitar 15 derajat C. Jadi semakin dingin Hot Side maka Cold Side akan semakin dingin pula dan bisa sampai dibawah 0 derajat C Setelah dilkukan pengujian diketahui bahwa tegangan dari generator thermoelectric yang dihasilkan tidak dapat di naikan (boost) yang akan menyebabkan kehikangan tegangan karena tegangan tertinggi yamg dihasilkan dari pengujian adalah 3,0V maka hanya bisa digunakan untuk menyalakan lampu LED dan tidak sanggup untuk melakukan charging smartphone.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JTEIN: Jurnal Teknik Elektro IndonesiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
