THE IMPACT OF PATRIARCHAL CULTURE ON TOXIC MASCULINITY IN GENERATION Z IN EAST NUSA TENGGARA
Abstrak
Dalam masyarakat yang menganut nilai-nilai patriarki, ternyata toxic masculinity masih marak. Toxic masculinity sering diartikan sebagai internalisasi nilai-nilai maskulin yang ada di masyarakat mengenai gender dan karakteristik laki-laki yang harus ada berdasarkan standar yang ditentukan oleh masyarakat. Akibatnya, toxic maskulinitas ini tidak hanya merugikan laki-laki, tetapi juga perempuan sebagai pihak yang tertindas akibat dominasi laki-laki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, khususnya Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan dalam penelitian ini adalah masyarakat 5 generasi z yang berasal dari berbagai suku di Nusa Tenggara Timur antara lain Manggarai Barat, Lembata, Adonara, Sumba Timur dan Timor. Dengan rincian 3 pria dan 2 wanita. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil analisis ditemukan lima tema diantaranya; pemaknaan budaya patriarki oleh generasi Z; arti maskulinitas beracun oleh generasi Z; bentuk budaya patriarki; budaya patriarki dan maskulinitas beracun; dan dampak budaya patriarkal terhadap maskulinitas beracun di Generasi Z.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Health and Behavioral ScienceArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
