Designing the Behavioral Engagement Ecosystem in Project-Based Learning
Abstrak
Penelitian ini menelaah bagaimana fitur desain spesifik dari Project-Based Learning (PBL) membentuk dan mempertahankan keterlibatan perilaku (behavioral engagement) pada peserta didik usia dini, dengan menjawab kesenjangan penelitian yang selama ini lebih banyak berfokus pada efektivitas PBL daripada faktor-faktor yang mendorong partisipasi aktif, upaya, dan ketekunan belajar. Wawancara semi-terstruktur dengan guru sekolah dasar dianalisis melalui kerangka Self-Determination Theory (SDT), yang mengungkap tiga faktor saling terkait yang berperan penting dalam keterlibatan belajar: (1) suara, pilihan, dan rasa kepemilikan yang menumbuhkan otonomi; (2) jalur yang jelas menuju penguasaan, difasilitasi melalui scaffolding dan umpan balik yang membangun kompetensi; serta (3) hubungan sosial yang bermakna, dipupuk melalui kolaborasi dan dukungan guru, yang memenuhi kebutuhan akan keterhubungan (relatedness). Temuan ini menjadi dasar pengembangan Triadic Model of Behavioral Engagement in PBL, yang menempatkan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sebagai pendorong saling bergantung dari keterlibatan perilaku yang berkelanjutan. Para guru melaporkan bahwa ketiga faktor tersebut bekerja secara sinergis, membentuk ekosistem motivasional di mana keterlibatan dan hasil belajar saling memperkuat, menghasilkan upaya, partisipasi, dan rasa kepemilikan yang berkelanjutan. Tantangan seperti kebingungan awal siswa dan kebutuhan akan scaffolding yang berkelanjutan menyoroti pentingnya pengajaran yang responsif dan fleksibel.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Education and Teaching (JET)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
