Standardized Monitoring in Online English Learning: Integrating Context, Pedagogical Pillars, and Monitoring Phases
Abstrak
Pemonitoran dalam pembelajaran bahasa Inggris daring hingga kini masih didefinisikan secara tidak konsisten dan sering diperlakukan sebagai kegiatan administratif, bukan sebagai proses pedagogis. Artikel ini berupaya menjawab kesenjangan tersebut dengan mengajukan Standardized Monitoring Framework (SMF)—sebuah model yang berlandaskan teori dan mengintegrasikan pemonitoran dengan praktik pengajaran untuk meningkatkan kualitas dan keterlibatan belajar. Melalui pendekatan sintesis konseptual yang menggabungkan teori Learning-Oriented Assessment (LoLA), balikan formatif, dan keterlibatan digital, SMF dibangun atas lima pilar pedagogis: Targeted Content Delivery, Diverse Assessment Strategies, Personalized Formative Feedback, Engagement Optimization, dan Comprehensive Learning Evaluation. Kelima pilar ini beroperasi dalam empat fase pemonitoran—Preparation, Exploration, Adjustment, dan Mastery—yang didukung oleh tiga domain kontekstual: landasan ekosistem belajar, dinamika pemelajaran berpusat pada manusia, dan siklus pemonitoran instruksional. Berdasarkan ilustrasi dari platform Elingway, artikel ini menunjukkan bagaimana SMF menjembatani teori dan praktik untuk mendorong pemelajaran yang responsif, otonom, dan berkelanjutan di konteks digital nonmetropolitan. Artikel ini menegaskan kontribusi teoretis SMF serta membuka peluang untuk validasi empiris pada penelitian berikutnya.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Education and Teaching (JET)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
