Musical Ability of Elementary School Studens: Rasch Model Analysis
Abstrak
Pendidikan musik di sekolah dasar Indonesia masih menghadapi tantangan yang signifikan, terutama karena sebagian besar pembelajaran dilakukan oleh guru kelas yang tidak memiliki latar belakang pendidikan musik. Kondisi ini menyebabkan adanya kesenjangan dalam perkembangan kemampuan musikal siswa, padahal musik memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhan kognitif, afektif, sosial, dan psikomotor mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan musikal siswa sekolah dasar yang mengikuti pembelajaran musik dari guru kelas nonspesialis. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui tes musikal yang diberikan kepada 601 siswa dari Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, dan Pangandaran di Provinsi Jawa Barat. Tes tersebut mengukur tiga aspek, yaitu imitasi ritme, imitasi melodi, dan respons ritme. Validitas instrumen diuji menggunakan Pearson Product Moment, sedangkan reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan menggunakan pemodelan Rasch melalui aplikasi Winstep untuk memperoleh estimasi kemampuan siswa yang lebih akurat serta pemetaan item yang lebih rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13,98% siswa berada pada kategori tinggi, 70,55% kategori sedang, dan 15,47% kategori rendah, dengan rata-rata kemampuan sebesar 0,72 logit. Respons ritme muncul sebagai aspek yang paling menantang dibandingkan dengan imitasi ritme dan melodi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Education and Teaching (JET)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
