Melangkah Bersama: Menghidupkan Pancasila melalui Kurikulum Merdeka
Pioneering Harmony: Bringing Pancasila to Life through the "Kurikulum Merdeka"
Abstrak
Pertimbangan komprehensif terhadap kurikulum dalam manajemen pendidikan sangatlah penting, terutama di tengah upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui implementasi bertahap dari kurikulum mandiri. Di tengah tantangan yang melanda di ranah pendidikan yang menghambat pengembangan sumber daya manusia cerdas dengan karakter yang unggul, adopsi kurikulum mandiri dipandang sebagai langkah strategis untuk mengatasi kekurangan pendidikan dengan memprioritaskan proses pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berfokus pada menganalisis aspek perencanaan, pengorganisasian, pengaktifan, dan pengendalian dalam mengimplementasikan kurikulum mandiri. Dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 8 di Kota Bandung, metode pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, dan observasi, yang kemudian divalidasi melalui triangulasi data. Temuan penelitian mengungkap adopsi kurikulum berbasis potensi dan kompetensi, dengan penekanan pada model pembelajaran yang berakar pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan kompetensi abad ke-21, termasuk berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi. Selain itu, sekolah mengintegrasikan berbagai program pengembangan karakter, yang menyoroti dampak pembelajaran mandiri dalam mewujudkan enam dimensi Profil Siswa Pancasila.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Education and Teaching (JET)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
