Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Backward Design Implementation in English as a Foreign Language (EFL) Context

Ayu Utami, ArtineBram, Barli
Journal of Education and Teaching (JET) (Sinta 2)Vol. 0 No. 013 November 2022
DOI10.51454/jet.v4i1.211

Abstrak

Desain mundur dimulai dari hasil atau standar yang diinginkan dan kemudian pindah ke bukti pembelajaran yang diperoleh dari penilaian (Tighe & Wiggins, 1999). Terlepas dari tren konvensional; merancang kurikulum dimulai dengan mempertimbangkan input, desain mundur mulai mendapat perhatian karena banyak peneliti tertarik untuk mempelajarinya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi desain mundur dalam konteks sebagai bahasa asing. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan menganalisis berbagai dokumen terkait penerapan desain mundur dalam konteks EFL dengan metode tematik analisis.  Beberapa studi ditinjau dan dianalisis untuk mempermasalahkan dan memaknai penerapan BD di ruang kelas EFL dan dampaknya. Desain mundur dapat diterapkan di berbagai tingkatan mulai dari tingkat dasar hingga universitas. Model ini dapat diintegrasikan ke dalam RPP, pengembangan materi, dan instruksi dan kegiatan kelas. Selain itu, desain mundur juga memberikan dampak positif terhadap motivasi siswa, pengembangan profesionalisme guru, dan kemampuan kreatif dan berpikir siswa.

Kata Kunci

backward designcurriculum designEFL contextdesain kurikulumdesain mundurkonteks bahasa asing

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Journal of Education and Teaching (JET)

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Backward Design Implementation in English as a Foreign Language (EFL) Context | Journal of Education and Teaching (JET) | Publiora