Interferensi Berbahasa Arab di Sosial Media
Abstrak
Dalam perspektif Bourdiue, media sosial dianggap sebagai hal baru. Akibatnya, muncul berbagai peluang untuk konstelasi kelas yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan kelompok masyarakat Bedilan memilih penggunaan bahasa Arab disisipkan dalam media sosial dan pengaruh penggunaannya. Studi ini merupakan kajian sosiolinguistik yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan ada dua, yaitu data primer yang diperoleh dari observasi langsung (kelompok masyarakat Bedilan Kalitirto Berbah dan media sosial mereka), wawancara secara random sampling (360 orang wali murid), dan kepustakaan berupa hasil-hasil kajian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan diksi-diksi Arab “syafakillah”, “yaumul milad”, “barakallah” merupakan habitus baru masyarakat Bedilan dalam bersosial media di Whatsapp dan Facebook saat berkomunikasi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Journal of Education and Teaching (JET)Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
