Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Analisis Forensik Aplikasi Telegram Menggunakan Metode Digital Forensics Research Workshop

Biaq Widari Datu SamaraAhmad SubkiM.ZulpahmiLalu Delsi Samsumar
Journal Of Computer Science And Technology (JOCSTEC) (Sinta 4)Vol. 0 No. 028 Mei 2025
DOI10.59435/jocstec.v3i2.435

Abstrak

Telegram telah menjadi salah satu aplikasi komunikasi yang populer namun juga sering disalahgunakan untuk aktivitas kriminal. Dalam upaya mengungkap kejahatan digital yang dilakukan melalui Telegram, metode Digital Forensic Research Workshop (DFRWS) diterapkan untuk memastikan integritas dan akurasi dalam pengumpulan, analisis, dan pelaporan bukti digital. Penelitian ini menggunakan dua alat forensik, yaitu MOBILedit Forensic Express dan DB Browser for SQLite dalam mengumpulkan bukti digital dari aplikasi Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOBILedit Forensic Express berhasil menemukan 40% dari total barang bukti yang diharapkan, yaitu berupa file video dan gambar. Sementara itu, DB Browser for SQLite berhasil mengumpulkan 20% dari total barang bukti yang diharapkan, yaitu berupa data kontak pelaku.

Kata Kunci

TelegramDFRWSForensic

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Journal Of Computer Science And Technology (JOCSTEC)

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Analisis Forensik Aplikasi Telegram Menggunakan Metode Digital Forensics Research Workshop | Journal Of Computer Science And Technology (JOCSTEC) | Publiora