ETNOGRAFI KOMUNIKASI TRADISI MANGOMPA MANUK PADA ACARA ADAT PERNIKAHAN SUKU BATAK MANDAILING DI DESA TAMBUSAI BARAT KABUPATEN ROKAN HULU
Abstrak
Tradisi mangompa manuk merupakan warisan budaya atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat suku Batak Mandailing di Desa Tambusai Barat, Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif yang berkaitan dengan tradisi mangompa manuk. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif disertai dengan pendekatan etnografi komunikasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah delapan orang, terdiri dari tiga orang Hatobangon atau Raja Adat, satu Orang Tua, dua orang Naposo/Nauli Bulung atau Pemuda/Pemudi, dan dua orang pengantin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi komunikatif dalam tradisi mangompa manuk terdiri dari lokasi pelaksanaan tradisi, setting, dan ruangan tempat pelaksanaan tradisi. Peristiwa komunikatif dalam tradisi mangompa manuk meliputi tipe peristiwa, topik peristiwa, tujuan dan fungsi, setting, partisipan, bentuk pesan, isi pesan, urutan tindak, kaidah interaksi, dan norma interpretasi dalam tradisi tersebut. Tindakan komunikatif tradisi mangompa manuk terdiri dari pesan verbal dan pesan non verbal. Kata Kunci: Etnografi Komunikasi, Tradisi Mangompa Manuk, Batak Mandailing
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka JKMS : Jurnal Ilmu KomunikasiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
